METODE PENYELIDIKAN HISTORIK
Penyelidikan yang menggunakan metode penyelidikan historik adalah penyelidikan yang mengaplikasikan metode pemecahan yang ilmiah dari perspektif historik sesuatu masalah. Beberapa penyelidik menggunakan istilah metode dokumenter karena sumber-sumber yang dipakai kebanyakan dalam penyelidikan itu agdalah sejenis dokumen. Sebuah metode dapat disebut historik ataupun dokumenter apabila dalam penyelidikan ditujukan pada penguraian dan penjelasan melalui sumber-sumber dokumen; perbedaan-perbedaan dalam titik pusat dan dalam sumber-sumber data dapat dijelaskan dengan predikat yang lebih wajar. Metode historik, sebuah proses meliputi pengumpulan dan penafsiran gejala, perisatiwa atau gagasan yang timbul di masa lampau, untuk menemukan generalisasi yang berguna untuk memahami kenyataan sejarah, serta memahami situasi sekarang dan meramalkan perkembangan yang akan datang.
Sumber-sumber data historik-dokumenter
sunting
Meneliti jenis sumber, data dapat dibedakan sumber-sumber dan historik dokumenter sebagai berikut:
Peninggalan material: fosil, piramida, senjata, alat atau perkakas, hiasan, bangunan, benda-benda budaya.
Peninggalan tertulis: papyrus, daun (daun lontar) bertulis, kronik,relief, candi, catatan kasus, buku harian,arsip negara, dan lain-lain.
Peninggalan tak tertulis seperti adt, bahasa, dongeng, kepercayaan, dan sejenisnya.
Sumber-sumber yang ditinjau dari tujuan penyelidikan dapat dibagi menjadi dua:
Sumber primer adalah sumber-sumber yang memberikan data langsung dari tangan pertama atau sumber asli, baik berupa dokumen maupun sebagai peninggalan lainnya.
Sumber sekunder adalah sumber yang mengutip dari sumber primer atau hasil penggunaan sumber-sumber lain,tidak langsung merupakan dokumen historik murni,ditinjau dari kebutuhan penyelidikan.
Komentar
Posting Komentar