KENAPA ORANG TIONGHOA DINEGARA RRT SEKARANG ENGGAN UNTUK MENIKAH CEPAT DAN MEMILIKI ANAK?
Sebenarnya ini fenomena unik bahwa orang Tionghoa sekarang di negara manapun, tidak hanya di Indonesia, punya kecederungan enggan punya anak [banyak] maupun kawin [cepat]. Tidak hanya orang Tionghoa, tapi juga semua orang Asia Timur. Di negara mayoritas orang Asia Timur seperti Cina, Korea, Jepang, Taiwan, bahkan Singapura masalah ini malah lebih serius lagi. Orang sampai diberi insentif untuk segera kawin dan punya anak!
Mengapa?
Sejauh saya mencari, tidak ada alasan pasti. Fenomena ini terjadi secara alami. Sering kali ini dikaitkan dengan faktor sosioekonomi. Tapi itu tidak terlalu menjawab karena setiap negara punya kondisi berbeda.
Tapi satu hal yang pasti, orang Asia Timur di masa kini tidak terlalu "bernafsu" untuk segera kawin dan punya anak. Kecenderungan biologis? Mungkin.
Ada penelitian yang mengaitkan kecerdasan dengan fertilitas.
Kebetulan, IQ rata-rata negara dengan populasi orang Asia Timur adalah yang teratas dunia.
Komentar
Posting Komentar